Tampilkan postingan dengan label printer photo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label printer photo. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Juni 2013

Canon Pixma iP3680 Review


Satu lagi printer inkjet dari Canon yang beredar di Indonesia yaitu Canon Pixma iP3680. Printer ini merupakan salah satu printer inkjet warna unggulan dari Canon. Printer ini hanya memiliki fitur utama untuk mencetak atau printer single function.  . Printer Canon Pixma iP3680 memang di desain khusus dengan fungsi utama mencetak. Dengan bentuk compact dan desain bodi yang elegan dengan balutan warna hitam dan silver yang cukup elegan,  printer ini memang ditujukan untuk pengguna printer rumahan, mahasiswa, dan juga kantoran yang menginginkan produktifitas cetak tinggi dengan hasil cetak warna yang optimal. Dengan dimensi fisik 431 x 296 x 153 mm dan berat 5,6 kg printer ini mudah ditempatkan di berbagai sudut meja maupun ruangan. Konsumsi listriknya pun terbilang cukup irit, hanya sekitar 16 watt ketika proses printing, 1,6 watt dalam kondisi stand by dan 0,5 watt dalam sleep mode. 


Terdapat paper output tray sensor pada printer ini, yang akan aktif secara otomatis membuka cover printer bagian depan jika pengguna printer lupa membuka cover printer padahal sudah melakukan perintah printing pada printer. Yang cukup unik, Printer Canon Pixma iP3680 memiliki dua paper tray feeding way. Kertas yang akan di print dapat diletakkan di bagian atas printer (rear tray) atau bisa juga diletakkan di cassette tray paper yang berada di bagian bawah printer. Masing-masing paper tray tersebut mampu menampung hingga 150 lembar kertas. Selain itu, printer ini menggunakan 5 buah individual cartridge yang menggunakan tinta jenis dye based ink untuk 4 buah cartridge nya (CMYK) dan 1 buah cartridge tinta black dengan kapasitas yang lebih besar dengan menggunakan cartridge tinta jenis pigment ink. Canon mengklaim menggunakan teknologi hybrid system dalam cartridge-nya dengan menggabungkan jenis tinta pigment untuk cartridge Black dan jenis tinta dye untuk cartridge warnanya, yang diklaim Canon mampu memberikan kualitas cetak yang lebih tajam.

Printer single function ini menggunakan seri cartridge Canon PG-820BK untuk cartridge hitam berbasis pigment ink dan  cartridge Canon PG-821BK,  PG-821C, PG-821M, dan PG-821Y untuk cartridge  tinta warnanya berbasis dye ink. Hasil cetak fotonya cukup bagus dan tidak terlalu mengecewakan untuk hasil cetak printer inkjet. Canon iP3680 memiliki resolusi cetak hingga 9600 x 2400 dpi. Printer ini mampu mencetak dengan media kertas ukuran A4, Letter, Legal, A5, B5, Envelopes (DL, COM10), 4 x 6", 5 x 7", dan 8 x 10. Bahkan dapat mencetak tanpa tepi (borderless) dengan kertas ukuran 4 x 6" (4R), 8 x 10", dan A4. Ditambah dengan teknologi ChromaLife100+, Canon mengklaim hasil cetak photo printernya mampu bertahan lebih dari 100 tahun.


Kecepatan cetaknya mampu mencapai 26 ppm atau 26 halaman per menit untuk dokumen monokrom dengan mode draft A4 sedangkan untuk mencetak dokumen warna dengan mode draft A4 hingga 17 halaman per menit. Untuk mencetak photo dengan media kertas 4R, Canon iP3680 membutuhkan waktu sekitar 45 detik.  Printer yang dibanderol dengan harga resmi di bawah satu juta rupiah ini, juga dilengkapi PictBridge untuk menghubungkan langsung dengan kamera digital yang memiliki konektivitas PictBridge sehingga semakin mudah dalam pencetakan foto dari kamera digital. Printer ini juga dilengkapi berbagai aplikasi olah foto yang tergabung dalam Canon PhotoPrint EX yang akan membantu penggunanya dalam mengolah foto atau gambar yang akan dicetak dengan printer ini. Dapatkan berbagai macam printer inkjet dengan harga terjangkau dengan penawaran spesial serta pemasangan sistem infusnya jika memang Anda menginginkan hanya di outlet-outlet Aston Printer Center : Selalu Memberikan Yang Terbaik.”

Sabtu, 24 November 2012

Epson R230 Review



Epson Stylus Photo R230 bukan lagi nama yang asing bagi para pengguna printer photo di Indonesia. Printer R230 sangat populer di Indonesia, meskipun sudah lama diperkenalkan, namun printer ini masih banyak beredar di Indonesia. Printer Epson inkjet R230 memiliki kualitas printing yang cukup bagus terutama untuk foto atau image. Karena hal inilah printer Epson R230 banyak diminati di Indonesia. Bersama dengan Epson R210, kedua printer ini banyak digunakan diberbagai usaha kecil menengah dan juga small office serta rumahan untuk pencetakan foto dengan kualitas yang hamper sama dengan studio photo. Bahkan banyak juga studio photo kecil & menengah yang menggunakan kedua seri printer ini untuk proses pencetakan cepat bagi para konsumennya yang ingin mendapatkan hasil cetak foto dengan cepat. Epson sendiri pernah menghentikan produksi R230, namun karena masih tingginya minat konsumen printer di Indonesia akan seri printer ini, Epson kemudian mengeluarkan Epson R230 dan R230x tanpa cartridge yang siap dimodifikasi.

Epson R230 yang memiliki fungsi tunggal untuk mencetak ini memiliki berat 5,2 kg dengan ukuran dimensi fisik 462 x 263 x 196mm. Desain luarnya cukup simple dengan balutan warna silver dan hitam. Printer ini menggunakan cartridge 6 warna yaitu cyan, magenta, yellow, black, light cyan, dan light magenta. Printer Epson Stylus Photo R230 ini di dukung oleh fitur Border Free atau borderless dengan ukuran cetak 4X6, 5X7 dan ukuran A4 dengan resolusi tinggi mencetak sampai 5760 x 1440 dpi. Untuk mencetak foto ukuran 4R, printer Epson R230 mampu mencetak dengan kecepetan 52 detik per photo. Sedangkan jika kita ingin mencetak file black text ukuran kertas A4 mampu mencetak dengan kecepatan mencapai 15,8 halaman per menit dan 15,3 halaman per menit jika ingin mencetak dokumen text colour. Paper tray nya terletak di bagian atas printer R230 dan mampu menampung hingga 120 lembar kertas A4 75gram. Jika ingin mendapatkan hasil cetak yang lebih cepat, lebih baik, dan sudah terpasang system infuse, konsumen bisa memilih produk Epson yang lain yaitu Epson L800. 

Printer Epson R230 yang kini dibanderol dikitaran harga satu jutaan ini juga dilengkapi fitur direct print cd/dvd label. Sehingga anda juga dapat melakukan cetak langsung ke CD dan DVD ke dalam printer tersebut sehingga print CD Label dilakukan langsung di atas kepingan CD dengan bantuan Tray bawaannya. Konsumsi listrik printer ini tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 12 watt ketika proses printing. Jika ingin lebih mudah dalam merefill tinta dan memiliki kebutuhan cetak yang cukup tinggi, user pun dapat memasang system infuse atau CISS untuk Epson R230. Salah satu model system infus yang banyak dipakai sekarang adalah CISS (Continous Ink Supply System). System ini menggunakan 3 elemen penting. Satu; botol catridge terletak didalam printer itu sendiri, dua; tabung ink supply pada bagian luar dan tiga; pipa kapiler untuk penyaluran ink dari tabung supply ke catridge. Dengan CISS dari Amazink Print yang terbukti handal, Aston Printer Center siap membantu bagi para konsumen yang ingin memasang CISS di printer Epson dan berbagai merek printer lainnya. Datang segera ke Aston Printer Center untuk memesan printer Epson R230 beserta tinta dan system infusnya dengan penawaran special dari Aston Printer Center.

Senin, 19 November 2012

PRINTER EPSON L800 REVIEW



Printer Photo Inkjet Epson L800 merupakan salah satu seri printer inkjet L series dari Epson yang sudah beredar di Indonesia. Printer photo dengan performa yang mumpuni ini memiliki desain yang simple mirip dengan seri printer Epson Tx. Meskipun simple tapi masih terbilang cukup besar ukurannya untuk jenis printer dengan fitur tunggal yaitu hanya untuk print atau mencetak. Dengan berat 6,2 kg , printer photo ini memiliki ukuran dimensi fisik 537 x 289 x 188 mm. Cukup memakan tempat untuk printer yang hanya mampu menangani kertas ukuran A4. Namun Printer L800 pernah menyabet beberapa penghargaan diantaranya berhasil mendapatkan penghargaan Gold Award dari Majalah HWM pada tahun 2011 untuk kategori Multi Test Best Performance.

Printer Epson L series memang cukup menjawab kebutuhan konsumen dalam hal mencetak gambar sekualitas foto. Meskipun memang bukan merupakan hal baru bagi printer inkjet. Namun salah satu masalah yang sering dihadapi adalah keterbatasan kapasitas tinta yang biasa ditempatkan pada cartridge. Dengan kapasitas yang tidak besar, tinta akan tersedot habis jika digunakan untuk mencetak gambar kualitas foto. Apalagi jika Anda menggunakan mode best photo yang akan “menguras” tinta sehingga lebih boros. Epson L800 menawarkan solusi jika ingin mencetak foto dalam jumlah cukup banyak. Teknologi yang diadopsinya sama dengan seri L100 dan L200 yang telah hadir sebelumnya, yaitu menggunakan metode tinta infus yang menggunakan kapasitas tangki berukuran besar.

Produk L800 menggunakan tinta dengan sistem tangki (Ink Tank System) yang memiliki sistem kerja yang serupa dengan sistem tinta suntik seperti yang sudah banyak digunakan di Indonesia, namun menawarkan berbagai keunggulan. Dengan Epson Ink Tank System, yang terdiri dari enam buah warna tinta (Cyan, Light Cyan, Magenta, Light Magenta, Yellow, dan Black), Epson L800 memiliki kualitas cetak yang menawan. Hasil cetak foto menunjukkan adanya gradasi warna yang dapat dilihat dengan jelas pada warna yang hampir serupa, seperti warna merah di atas warna merah muda, dan sejenisnya. Tinta enam warna tersebut bisa Anda dapatkan termasuk dalam paket penjualan Epson L800.

Epson mengklaim, bahwa selain kualitas cetak foto yang baik, dengan penggunaan Ink Tank System user akan mendapatkan biaya cetak yang jauh lebih terjangkau. Enam buah tinta dengan kapasitas masing-masing 70 ml dapat digunakan untuk mencetak hingga 1800 lembar foto berwarna ukuran 4R. Epson L800 memiliki kecepatan cetak yang mampu mencapai 34 ppm (page per minute) untuk cetak dengan draft mode black dan untuk cetak berwarna A4 dengan draft mode juga mampu mencapai 34 ppm. Kualitas cetak yang dimiliki adalah sebesar 5760 x 1440 dpi (with Variable-Sized Droplet Technology) sebagai pendukung tingkat hasil cetak yang maksimal epson memberikan teknologi Micro Piezo sebagai head print dalam mesin printer inkjet ini. Tempat kertas Epson dengan tinta 6 warna ini berada di bagian atas printer dengan posisi portrait mampu menampung hingga 120 lembar kertas A4 75 gram sedangkan untuk kertas photo glossy mampu menampung hingga 20 lembar kertas glossy ukuran A4.


Seperti halnya printer Epson L series yang lain, printer L800 juga disertakan kenob pengunci untuk menghindari tumpah atau tercecernya cairan tinta, Fasilitas ini berguna untuk mengamakan tinta saat printer akan dibawa bepergian. Ada satu lagi feature menarik yang ditawarkannya, yaitu bisa mencetak langsung pada keping CD/DVD. Anda mesti menempelkan dulu label polos ke atas permukaan keping CD/DVD. Kemudian letakkan keping tadi ke tray khusus. Anda tinggal melakukan perintah cetak melalui aplikasi Epson Print CD. Printer lalu akan langsung mencetak di atas permukaan yang sudah ditempel label tadi. Hasil cetaknya terlihat akurat dan rapi berkat bantuan software bawaan printer ini. Printer yang dibanderol di kisaran harga dua jutaan ini belum dihentikan pemasarannya meskipun Epson sudah mengeluarkan printer L series yang baru. Dapatkan segera Epson L800 di outlet-outlet Aston Printer Center terdekat di kota Anda. Untuk seri Epson L Series lainnya bisa Anda dapatkan pula di Aston Printer Center. Jangan ragu untuk bertanya kepada customer service kami untuk printer yang cocok dengan kebutuhan dan budget Anda. Aston Printer Center : Selalu Memberikan Yang Terbaik.

Epson L350 Review



Printer Epson L350 merupakan salah satu printer Epson L Series yang beredar di Indonesia di kelas printer inkjet multifungsi. Printer ini diluncurkan resmi September yang lalu di Indonesia bersama dengan Epson L210, L110, dan L300 untuk menambah varian printer L Series. Printer dengan dimensi fisik 472 x 300 x 145 mm ini memiliki berat 4,4 kg. Desain fisiknya tidak jauh berbeda dengan Epson L210 yang cukup simple & elegan, dengan body berwarna hitam menjadi pencitraan sendiri bagi printer yang mampu mencetak di kertas photo ini. Sebagai salah satu seri dari printer inkjet Epson L Series, Epson L350 merupakan sebuah perangkat multifungsi yang menyatukan fungsi print, scan, dan copy dalam sebuah perangkat printer. Epson L350 dilengkapi CISS (Continues Ink Supply System) dengan ink tank infus original Epson yang menempel dibagian samping printer Epson yang sudah menjadi ciri khas Epson L Series.


Dengan desain yang compact dan simple yang menjadi ciri khas Epson L series, printer multifungsi ini memiliki tombol control panel yang cukup unik letaknya. Tombol power dan beberapa tombol lain terletak di tengah di bagian depan printer. Cukup unik karena jarang sekali printer inkjet multifungsi A4 meletakkan panel printer di bagian tengah depan. Tombol ini merupakan tombol power, dan one push button untuk proses scan & copy untuk memudahkan user dalam penggunaannya. Tempat kertas Epson L350 berada di bagian atas printer dengan posisi portrait mampu menampung hingga 100 lembar kertas A4 75 gram sedangkan untuk kertas photo glossy mampu menampung hingga 20 lembar kertas glossy ukuran A4.

Printer inkjet multifungsi Epson L350 memiliki kecepatan cetak hingga 33 ppm (page per minute) untuk cetak dengan draft mode black dan untuk cetak berwarna A4 dengan draft mode mampu mencapai 15 ppm. Sedangkan untuk mencetak foto berukuran 4R printer ini membutuhkan waktu 69 detik dengan default mode dan 27 detik dengan photo draft mode. Kecepatan cetaknya memang jauh lebih baik dan membedakan dari Epson L110 dan L210. Perbadaan lainnya, Epson pun memberikan dua botol tinta original Epson warna hitam. Sehingga dalam paket penjualan Epson L350 sudah termasuk dua botol tinta Black, dan tiga botol tinta untuk warna cyan, magenta, dan yellow. Kualitas cetak yang dimiliki adalah sebesar 5760 x 1440 dpi (with Variable-Sized Droplet Technology) sebagai pendukung tingkat hasil cetak yang maksimal epson memberikan teknologi Micro Piezo sebagai head print dalam mesin printer inkjet ini.


Fitur colour copier-nya juga tidak mau kalah dari fitur cetaknya. Dengan fast mode, printer L350 mampu mengcopy dengan kecepatan hingga 5 cpm (copy per minute) untuk mengcopy dokumen black & white (draft mode A4). Sedangkan untuk mengcopy dokumen berwarna (draft mode A4) kecepatannya mampu mencapai 10 cpm. Maksimal copy paper yang bisa dihasilkan printer multifungsi ini adalah 20 halaman untuk sekali perintah copy. Untuk fitur scannya, printer ini memiliki colour scanner dengan resolusi 1200 x 2400 dpi. Dengan scanner tipe Flatbed colour image scanner, area scan yang mampu dicapai yaitu 216 x 297mm (8.5 x 11.7").  Kecepatan scan bervariasi tergantung pada file yang di-scan. Printer yang dibandrol di harga dua jutaan ini, memiliki konsumsi listrik yang cukup irit hanya sekitar 12 watt ketika dalam posisi kerja, 3,5 watt dalam kondisi stand by, dan 1,5 watt dalam sleep mode. 

Epson L350 Inkjet ini memiliki desain yang terbilang minimalis. Printer L350 ditujukan untuk pengguna UKM (usaha kecil dan menengah) yang memiliki produktifitas dan kebutuhan cetak lebih tinggi dibandingkan penggunaan rumahan meskipun tidak menutup kemungkinan untuk digunakan pengguna rumahan. Dapatkan segera Epson L350 di outlet-outlet Aston Printer Center terdekat di kota Anda. Untuk seri Epson L Series lainnya bisa Anda dapatkan pula di Aston Printer Center. Jangan ragu untuk bertanya kepada customer service kami untuk printer yang cocok dengan kebutuhan dan budget Anda. Aston Printer Center : Selalu Memberikan Yang Terbaik.

Minggu, 18 November 2012

Epson L300 Review



Printer Epson L300 inkjet merupakan salah satu printer Epson L Series yang beredar di Indonesia. Printer ini diluncurkan resmi September yang lalu di Indonesia bersama dengan Epson L210, L110, dan L350, untuk menambah varian printer L Series. Epson L300 Inkjet ini memiliki desain yang terbilang minimalis. Printer L300 ditujukan untuk pengguna UKM (usaha kecil dan menengah) yang memiliki produktifitas dan kebutuhan cetak lebih tinggi dibandingkan penggunaan rumahan meskipun tidak menutup kemungkinan untuk digunakan pengguna rumahan. Printer dengan berat 2,7 kg ini memiliki dimensi fisik 472 x 222 x 130 mm. Desain fisiknya tidak jauh berbeda dengan Epson L110 yang cukup simple & elegan, dengan body berwarna hitam dengan perpaduan glossy & doff menjadi pencitraan sendiri bagi printer yang mampu mencetak di kertas photo ini. Epson L300 dilengkapi CISS (Continues Ink Supply System) dengan ink tank infus original Epson yang menempel dibagian samping printer Epson yang sudah menjadi ciri khas Epson L Series.   

Tidak seperti Epson L350, printer ini merupakan printer dengan fungsi tunggal yaitu hanya untuk print atau cetak. Dengan printer epson ini, kecepatan printing yang mampu di capai printer inkjet ini adalah 33 ppm (page per minute) untuk cetak dengan draft mode black dan untuk cetak berwarna A4 dengan draft mode mampu mencapai 15 ppm. Sedangkan untuk mencetak foto berukuran 4R printer ini membutuhkan waktu 69 detik dengan default mode dan 27 detik dengan photo draft mode. Kecepatan cetaknya memang jauh lebih baik dan membedakan dari Epson L110, yang sama-sama sebagai printer L series dengan fungsi mencetak. Perbadaan lainnya, Epson pun memberikan dua botol tinta original Epson warna hitam. Sehingga dalam paket penjualan Epson L300 sudah termasuk dua botol tinta Black, dan tiga botol tinta untuk warna cyan, magenta, dan yellow. 



Kualitas cetak yang dimiliki adalah sebesar 5760 x 1440 dpi (with Variable-Sized Droplet Technology )sebagai pendukung tingkat hasil cetak yang maksimal epson memberikan teknologi Micro Piezo sebagai head print dalam mesin printer inkjet ini. Tempat kertas Epson L300 berada di bagian atas printer dengan posisi portrait mampu menampung hingga 100 lembar kertas A4 75 gram sedangkan untuk kertas photo glossy mampu menampung hingga 20 lembar kertas glossy ukuran A4. Media kertas yang mampu ditangani printer ini yaitu A4, A5, A6, B5, 10x15cm(4x6"), 13x18cm(5x7"), 9x13cm(3.5x5"), Letter(8.5x11"), Legal(8.5x14"), 13x20cm(5x8"), 20x25cm(8x10"), 16:9 wide size, 100x148mm, Envelopes: #10(4.125x9.5), DL(110x220mm), C6(114x162mm). Konsumsi listriknya terbilang cukup irit hanya sekitar 10 watt ketika proses cetak, dan 0,3 watt dalam sleep mode. Printer ini ditujukan bagi pengguna personal, rumahan, dan small atau home office. Hasil cetaknya cukup bagus sehingga cocok untuk kebutuhan cetak foto skala kecil atau kebutuhan pribadi saja. Dalam paket pembeliannya secara standar Anda akan mendapatkan  :
  • ​Epson L300 dan CISS original Epson
  • Tinta Original Epson
  • Kabel Power
  • Kabel USB
  • Adaptor
  • CD Instalasi
  • Panduan Penggunaan
  • Kartu Garansi
Dapatkan segera Epson L300 di outlet-outlet Aston Printer Center terdekat di kota Anda. Untuk seri Epson L Series lainnya bisa Anda dapatkan pula di Aston Printer Center. Jangan ragu untuk bertanya kepada customer service kami untuk printer yang cocok dengan kebutuhan dan budget Anda. Aston Printer Center : Selalu Memberikan Yang Terbaik.

Kamis, 01 November 2012

Printer A3 Epson WorkForce WF-7011


Epson WorkForce WF-7011 merupakan salah satu printer inkjet colour A3 dari Epson yang dikenalkan di Indonesia awal tahun 2012 ini. EPSON menampilkan printer A3 WF-7011 yang dilengkapi dengan Ethernet (LAN) dan Wifi untuk menjawab permintaan konsumen untuk printer A3 yang handal dan cocok untuk kantor. Printer dengan berat 12,3 kg ini memiliki dimensi fisik, 558 x 414 x 264 mm. Desainnya terlihat elegan dan cukup besar untuk kelas printer inkjet A3. Sekilas bentuknya terlihat seperti printer multifungsi, namun Epson WF-7011 hanya memiliki fungsi utama untuk mencetak. Model printer ini berbeda dibanding tipe A3 lain seperti T1100 dan R1390. Dimana tipe WF-7011 ini kertas ditaruh pada rak yang berada di bagian bawah printer. Sehingga terlihat rapi dan tidak berdebu, sangat ideal untuk kantor.  

Selain kemampuannya yang mampu mencetak di media kertas hingga ukuran A3+, kecepatan mencetak merupakan salah satu fitur utama yang ditawarkan oleh Epson. Speed yang ditawarkan adalah 34 ppm untuk kertas A4 dengan dokumen monokrom, terbilang cepat untuk ukuran printer inkjet. Kecepatan ini diklaim Epson hampir menyamai rata-rata kecepatan printer laser standard untuk pencetakan pada kertas A4. Konsumsi listriknya terbilang irit hanya sekitar 20 watt pada masa proses print, 3,7 watt pada mode sleep, dan 5,4 watt pada ready mode. Epson mengklaim bahwa printer A3 ini mampu mencetak poster, grafik, dan diagram atau tabel besar pada ukuran kertas A3, sama baiknya dengan mencetak pada kertas berukuran lebih kecil.

Epson WorkForce WF-7011 juga mampu mencetak gambar kualitas foto. Epson WF-7011 mampu mencetak hingga resolusi 5760x1440 dpi berkat teknologi pencetakan bersistem tetesan tinta berukuran variabel (Variable-Sized Droplet/VSDT) yang tertanam di dalam teknologi print head Epson Micro Piezo. Metode ini digunakan untuk mendapatkan hasil gradasi gambar yang sangat halus, baik untuk dokumen, foto hitam putih maupun berwarna. Epson WF-7011 menggunakan teknologi DURABrite Ultra yang diklaim oleh Epson dapat membuat hasil cetak bertahan lama dan tidak mudah luntur meskipun terkena air. Oleh karena itu menggunakan tinta DURABrite Ultra Ink. Epson WF-7011 menggunakan individual cartridge 4 warna dengan seri 104 yang sejenis dengan cartridge printer ME32/ME340. Pageyield untuk cartridge monokromnya mampu hingga 945 halaman dan untuk cartridge warnanya pageyields-nya sampai dengan 755 halaman. Semua kembali ke intensitas cetak user, jenis dokumen, dan kepadatan warna dokumen yang dicetak.

Epson WorkForce WF-7011 ini dilengkapi dengan Ethernet Card dan Wifi dimana printer ini dapat bekerja dalam jaringan. Anda tidak perlu lagi membeli printer share yang mahal cukup dengan menyambungkan printer WF-7011 ini dengan jaringan LAN atau AccessPoint anda. Printer ini memiliki tempat kertas paper tray di bagian bawah printer yang mampu menampung kertas hingga 500 lembar kertas 80 gram. Semua feature ini sangat sesuai dengan kebutuhan untuk pengguna kantoran, namun tetap tidak menutup kemungkinan cocok juga dipakai untuk pengguna rumahan maupun individual. Pesan sekarang juga printer A3 Epson WorkForce WF-7011 di Aston Printer Center. Dapatkan special price dan jika anda menginginkan dapat dipasang system infuse (CISS) untuk printer A3 ini.