Tampilkan postingan dengan label harga printer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harga printer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2013

10 Masalah Umum Pada Printer


Pernahkah Sobat Aston Printer ketika dalam posisi darurat, terburu-buru, atau dikejar deadline harus mencetak dokumen atau gambar dengan printer, tiba-tiba printer tidak berjalan secara normal atau hasil cetak tidak seperti yang diinginkan? Padahal  printer tersebut biasanya tidak pernah mengalami kendala  demikian. Masalah pada printer memang terkadang terjadi pada waktu yang kurang tepat, sehingga membuat kita merasa jengkel maupun marah. Berikut ini adalah 10 masalah umum pada printer yang kerap dialami user printer ketika menggunakan printer :

Paper Jam
Paper jam, kertas macet, kertas berhenti ditengah proses print, kertas nyangkut di printer atau apapun istilahnya adalah masalah yang bisa saja terjadi pada printer inkjet maupun laser. Cukup keluarkan kertas dari dalam printer, termasuk potongan-potongan yang robek bila ada. Caranya bisa dilakukan secara manual dari belakang printer, langsung buka penutup printer dan tarik pelan kertasnya, ada pula printer laser yang cukup dengan mematikan printer kemudian dihidupkan lagi. Membaca user guide pada printer akan lebih membantu. Karena kadang penyeleseian untuk setiap printer tidaklah sama. Untuk mencegah kertas macet dari terjadi lagi, gunakan kertas kualitas yang lebih baik, kondisi kertas baik, tempatkan kertas sesuai ukuran, dan jangan gunakan kertas yang bengkok atau berkerut, serta menghindari kertas yang sudah sangat lama. Ada baiknya membatasi tupukan tebal kertas sesuai kapasitas printer, dan usahakan agar kertas tidak terlalu menempel satu sama lain.


Lost Connection
masalah ini biasa ditemui yaitu printer tidak bisa mengeksekusi perintah pencetakan. Solusinya periksa semua kabel yang terhubung, pastikan kabel tersebut terhubung dengan benar, kemudian cek panel control di menu pencetakan di computer dan pastikan printer yang akan anda pakai telah terpilih sebagai default printer yang akan mencetak. JIka Anda menggunakan sistem wireless dengan koneksi server, pastikan settingan sudah benar, dan periksa koneksi wireless. Periksa juga apakah ada perintah cetak yang tertunda , jika ada maka batalkan perintah tersebut lalu ulangi perintah pencetakan

Faded Print
Faded print atau hasil cetakan yang pudar atau memudar biasanya terjadi karena print setting yang kurang tepat. Pastikan tidak setting pada Ecomode atau draft setting maupun semacamnya. Namun bisa juga disebabkan karena toner pada cartridge toner mau habis atau tinta pada ink cartridge habis.

Hasil Cetak Putus Putus
Hal ini bisa diakibatkan oleh dua macam yang biasanya terjadi pada printer inkjet. Yang pertama adalah disebabkan tinta printer sudah mulai habis. Yang kedua karena tinta pada permukaan lubang catridge membeku. Lebih parahnya lagi juga bisa mengakibatkan printer tidak dapat mengeluarkan tinta sama sekali. Lakukan cleaning beberapa kali, jika masih terjadi silahkan bawa ke pusat servis printer agar lebih mudah mendapatkan solusinya.

Ghosting
Ghosting atau cetakan berbayang terkadang terjadi pada printer yang sobat gunakan. Hasil cetakan kelihatan berbayang sehingga terlihat mengganggu ketika dilihat. Hal ini biasanya terjadi karena usia drum unit yang memang sudah saatnya diganti, cartridge yang sudah minta diganti, atau pada kasus tertentu terjadi karena aliran listrik yang buruk, atau power supply printer yang dalam kondisi buruk.


Ink Smear
Hampir sama seperti ghosting, ink smear atau ada noda tinta yang terjadi pada hasil cetak berarti ada sesuatu yang salah dengan salah satu drum unit pada printer laser, itu biasanya fuser. Namun, pada printer inkjet bisa berasal dari tumpahan tinta di dalam printer. Cobalah mencetak 15-20 halaman pertama untuk melihat apakah noda tinta kecil tersebut akan berhenti sendiri atau hilang sendiri atau tidak.

Tinta Printer Membeku
Hal ini biasanya terjadi pada printer inkjet, jika dalam periode tertentu yang cukup lam printer tidak digunakan kemungkinan besar tinta printer bisa membeku dan macet. Sehingga Anda harus mengganti cartridge baru. Oleh karena itu, jangan biarkan printer inkjet Anda menganggur terlalu lama atau setidaknya gunakan untuk mencetak dan mantenance rutin, walau pun hanya mencetak selembar kertas.

Settingan Kertas Kurang Tepat
Pada beberapa seri printer laser, tidak dapat mendeteksi ukuran kertas secara otomatis dari paper tray atau baki kertas. Sehingga kita harus menset terlebih dahulu sesuai ukuran kertas yang akan dicetak. Agar lebih mudah setting kertas pada ukuran kertas, jenis kertas. dan kualitas cetak yang biasa digunakan, kemudian save settingan tersebut agar tidak berubah ketika printer atau komputer dimatikan.

Missing Error For Driver
Driver adalah perangkat lunak yang membantu komputer dan printer berkomunikasi. Beberapa printer tidak menyertakan driver pendukung untuk sistem operasi tertentu, misalnya Mac OS. Jika muncul  esan eror tentang driver, ini mungkin Anda bisa mnghubungi tempat membeli printer, download dari internet, atau hubungi layanan konsumen dari produsen printer. Biasanya ada driver pengganti atau yang compatible, meskipun kurang beberapa fitur, namun masih akan memungkinkan printer untuk bekerja.

Sistem Infus Macet
Pada printer inkjet yang sekarang beredar di pasaran, rata-rata dapat dipasangi sistem infus printer yang memudahkan isi ulang tinta dan bisa menghemat pembelian consumablenya. Namun terkadang masalah sering muncul ketika ternyata sistem infus atau CISS yang digunakan mempunyai kualitas yang kurang baik. Oleh karena itu, pastikan dulu kualitas, merek, dan layanan garansi dari sistem infus yang Anda gunakan dan pastikan Anda membeli di toko printer yang terpercaya seperti Aston Printer.


Jika printer Anda memiliki masalah printer yang susah untuk diselesaikan sendiri silahkan hubungi kami, Aston Printer untuk solusinya, dan manfaatkan layanan servis printer dan layanan antar jemput Aston Printer untuk memudahkan Anda dan bebas dari kerepotan karena masalah yang terjadi pada printer.  

Senin, 19 November 2012

Epson L350 Review



Printer Epson L350 merupakan salah satu printer Epson L Series yang beredar di Indonesia di kelas printer inkjet multifungsi. Printer ini diluncurkan resmi September yang lalu di Indonesia bersama dengan Epson L210, L110, dan L300 untuk menambah varian printer L Series. Printer dengan dimensi fisik 472 x 300 x 145 mm ini memiliki berat 4,4 kg. Desain fisiknya tidak jauh berbeda dengan Epson L210 yang cukup simple & elegan, dengan body berwarna hitam menjadi pencitraan sendiri bagi printer yang mampu mencetak di kertas photo ini. Sebagai salah satu seri dari printer inkjet Epson L Series, Epson L350 merupakan sebuah perangkat multifungsi yang menyatukan fungsi print, scan, dan copy dalam sebuah perangkat printer. Epson L350 dilengkapi CISS (Continues Ink Supply System) dengan ink tank infus original Epson yang menempel dibagian samping printer Epson yang sudah menjadi ciri khas Epson L Series.


Dengan desain yang compact dan simple yang menjadi ciri khas Epson L series, printer multifungsi ini memiliki tombol control panel yang cukup unik letaknya. Tombol power dan beberapa tombol lain terletak di tengah di bagian depan printer. Cukup unik karena jarang sekali printer inkjet multifungsi A4 meletakkan panel printer di bagian tengah depan. Tombol ini merupakan tombol power, dan one push button untuk proses scan & copy untuk memudahkan user dalam penggunaannya. Tempat kertas Epson L350 berada di bagian atas printer dengan posisi portrait mampu menampung hingga 100 lembar kertas A4 75 gram sedangkan untuk kertas photo glossy mampu menampung hingga 20 lembar kertas glossy ukuran A4.

Printer inkjet multifungsi Epson L350 memiliki kecepatan cetak hingga 33 ppm (page per minute) untuk cetak dengan draft mode black dan untuk cetak berwarna A4 dengan draft mode mampu mencapai 15 ppm. Sedangkan untuk mencetak foto berukuran 4R printer ini membutuhkan waktu 69 detik dengan default mode dan 27 detik dengan photo draft mode. Kecepatan cetaknya memang jauh lebih baik dan membedakan dari Epson L110 dan L210. Perbadaan lainnya, Epson pun memberikan dua botol tinta original Epson warna hitam. Sehingga dalam paket penjualan Epson L350 sudah termasuk dua botol tinta Black, dan tiga botol tinta untuk warna cyan, magenta, dan yellow. Kualitas cetak yang dimiliki adalah sebesar 5760 x 1440 dpi (with Variable-Sized Droplet Technology) sebagai pendukung tingkat hasil cetak yang maksimal epson memberikan teknologi Micro Piezo sebagai head print dalam mesin printer inkjet ini.


Fitur colour copier-nya juga tidak mau kalah dari fitur cetaknya. Dengan fast mode, printer L350 mampu mengcopy dengan kecepatan hingga 5 cpm (copy per minute) untuk mengcopy dokumen black & white (draft mode A4). Sedangkan untuk mengcopy dokumen berwarna (draft mode A4) kecepatannya mampu mencapai 10 cpm. Maksimal copy paper yang bisa dihasilkan printer multifungsi ini adalah 20 halaman untuk sekali perintah copy. Untuk fitur scannya, printer ini memiliki colour scanner dengan resolusi 1200 x 2400 dpi. Dengan scanner tipe Flatbed colour image scanner, area scan yang mampu dicapai yaitu 216 x 297mm (8.5 x 11.7").  Kecepatan scan bervariasi tergantung pada file yang di-scan. Printer yang dibandrol di harga dua jutaan ini, memiliki konsumsi listrik yang cukup irit hanya sekitar 12 watt ketika dalam posisi kerja, 3,5 watt dalam kondisi stand by, dan 1,5 watt dalam sleep mode. 

Epson L350 Inkjet ini memiliki desain yang terbilang minimalis. Printer L350 ditujukan untuk pengguna UKM (usaha kecil dan menengah) yang memiliki produktifitas dan kebutuhan cetak lebih tinggi dibandingkan penggunaan rumahan meskipun tidak menutup kemungkinan untuk digunakan pengguna rumahan. Dapatkan segera Epson L350 di outlet-outlet Aston Printer Center terdekat di kota Anda. Untuk seri Epson L Series lainnya bisa Anda dapatkan pula di Aston Printer Center. Jangan ragu untuk bertanya kepada customer service kami untuk printer yang cocok dengan kebutuhan dan budget Anda. Aston Printer Center : Selalu Memberikan Yang Terbaik.