Tampilkan postingan dengan label Epson. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Epson. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Mei 2014

Epson L1800


Epson L1800 merupakan salah satu printer baru dari Epson yang mampu mencetak dengan media kertas sampai ukuran A3+ yang belum lama ini diluncurkan di Indonesia. Melihat bentuk dan fungsinya sangat mirip dengan Epson L1300 yang juga diperkenalkan secara bersamaan dengan L1800, namun pada Epson L1800 terdapat tambahan sistem infus original bawaan Epson dengan 6 warna tinta dan tentu saja harga yang lebih tinggi. Epson L1800 dihadirkan untuk melengkapi keluarga Epson L Series di kelas printer inkjet A3 bersama Epson L1300 guna memenuhi kebutuhan cetak warna dengan ukuran maksimal A3+ dengan kualitas prima untuk berbagai kebutuhan kantor, fotografer, arsitek, dan desainer, meskipun tidak menutup kemungkinan pengguna rumahan pun dapat menggunakannya.


Printer ini pun akan menemani Epson L800 dalam kategori produk printer photo inkjet dari Epson yang dipasarkan di Indonesia, namun untuk pengguna dengan kebutuhan cetak A3. Epson L1800 memiliki kemampuan mencetak, mulai ukuran 4R (10,2x15,2 cm) hingga A3+ (32,9x48,3 cm), dengan kualitas cetak yang mumpuni. Epson mengklaim bahwa printer A3 ini mampu mencetak poster, layout denah, grafik, dan diagram atau tabel besar pada ukuran kertas A3, sama baiknya dengan mencetak pada kertas berukuran lebih kecil.

Printer inkjet dengan berat 12,5 kg ini, memiliki dimensi fisik 705 x 322 x 215 mm dan terlihat cukup menghabiskan tempat di meja untuk printer yang berfungsi hanya untuk mencetak ini. Namun masih cukup bisa dimaklumi karena ini printer inkjet A3+. Epson L1800 mampu mencetak hingga resolusi 5760 x 1440 dpi berkat teknologi pencetakan bersistem tetesan tinta berukuran variabel (Variable-Sized Droplet/VSDT) yang tertanam di dalam teknologi print head Epson Micro Piezo. Metode ini digunakan untuk mendapatkan hasil gradasi gambar yang sangat halus, baik untuk dokumen, foto hitam putih maupun berwarna.


Dalam pengoperasiannya, Epson L1800 memakai sistem tinta 6 warna standar, yaitu cyan, magenta, yellow, light cyan, light magenta, dan black. Sehingga pada sistem infus atau CISS bawaan Epson dengan ink tank 6 warna, mirip dengan yang digunakan pada Epson L800. Printer photo inkjet ini mampu menghasilkan kualitas cetak foto yang cukup mumpuni pada berbagai ukuran kertas seperti A3+, A3, B4, A4, A5, A6, B5, 10x15cm (4x6"), 13x18cm (5x7"), 16:9 wide size, Letter (8.5x11"), Legal (8.5x14"), Half Letter (5.5x8.5"), 9x13cm (3.5x5"),13x20cm(5x8"), 20x25cm(8x10"), Envelopes: #10(4.125x9.5"), DL (110x220mm), C4 (229x324mm), dan C6(114x162mm). Bahkan printer ini sudah mendukung pencetakan borderless pada media kertas A3+ untuk kebutuhan cetak dengan ukuran maksimal.

Epson L1800 terbilang lumayan cepat untuk mencetak dokumen dengan ukuran kertas A4. Printer ini mampu mencetak file monokrom dengan kecepatan hingga 16 ppm dan 15 ppm untuk dokumen warna dengan media kertas A4 (draft mode). Sedangkan untuk mencetak photo warna berukuran borderless 10x15cm / 4x6inch/4R printer ini membutuhkan waktu sekitar 45 detik untuk kualitas photo default atau standard. Untuk mencetak photo di media kertas A3 tentu saja akan memakan waktu lebih lama, tergantung pada komposisi warna dan kualitas cetak yang bisa diatur dengan software bawaan printer A3 ini. Konsumsi listriknya hanya sekitar 16 watt ketika proses printing, dan 2,2 watt pada sleep mode.  
 
Printer dengan bandrol harga tujuh jutaan rupiah ini memang menawarkan fleksibiltas dan kemudahan cetak foto berukuran A4 hingga dokumen berukuran maksimal A3+. Memang terbilang cukup mahal namun kemampuannya ini membuatnya sesuai bagi penggunaan usaha kecil menengah, dalam pencetakan yang beragam maupun para professional dan kantoran yang sering membutuhkan pencetakan dengan media kertas A3 dengan kualitas foto. Seri ini memang ditujukan untuk penggunaan para profesional namun tidak menutup kemungkinan bisa juga dipakai untuk menangani kebutuhan personal atau rumahan. Jika sudah tersedia, Anda bisa memesan printer inkjet A3 Epson L1800 di outlet-outlet Aston Printer terdekat di kota Anda. Aston Printer : Selalu Memberikan Yang Terbaik. 

Minggu, 11 Mei 2014

Epson L1300


Epson L1300 merupakan salah satu printer baru dari Epson yang mampu mencetak dengan media kertas sampai ukuran A3+ yang belum lama ini diluncurkan di Indonesia. Melihat bentuk dan fungsinya, printer ini merupakan pengembangan dari Epson Stylus Office T1100 namun dengan tambahan sistem infus original bawaan Epson dan warna body printer yang diubah menjadi warna hitam. Epson L1300 dihadirkan untuk melengkapi keluarga Epson L Series di kelas printer inkjet A3 bersama Epson L1800 guna memenuhi kebutuhan cetak untuk beragam ukuran dengan kualitas prima untuk berbagai kebutuhan kantor, arsitek, dan desainer, meskipun tidak menutup kemungkinan pengguna rumahan pun dapat menggunakannya. Epson L1300 memiliki kemampuan mencetak, mulai ukuran 4R (10,2x15,2 cm) hingga A3+ (32,9x48,3 cm), dengan kualitas cetak yang cukup mumpuni. Epson mengklaim bahwa printer A3 ini mampu mencetak poster, layout denah, grafik, dan diagram atau tabel besar pada ukuran kertas A3, sama baiknya dengan mencetak pada kertas berukuran lebih kecil.


Printer dengan berat 12,2 kg ini, memiliki dimensi fisik 705 x 322 x 215mm. Desain body printernya sangat mirip dengan Epson Stylus Office T1100 dan terlihat cukup menghabiskan tempat di meja untuk printer yang berfungsi hanya untuk mencetak ini. Namun masih cukup bisa dimaklumi karena ini printer inkjet A3. Epson L1300 mampu mencetak hingga resolusi 5760 x 1440 dpi berkat teknologi pencetakan bersistem tetesan tinta berukuran variabel (Variable-Sized Droplet/VSDT) yang tertanam di dalam teknologi print head Epson Micro Piezo. Metode ini digunakan untuk mendapatkan hasil gradasi gambar yang sangat halus, baik untuk dokumen, foto hitam putih maupun berwarna.

Pada acara peluncuran printer ini akhir bulan lalu, Epson juga langsung memamerkan kehebatan printer Epson L1300 di hadapan awak media guna memecahkan rekor dalam mencetak dokumen. Awalnya, Epson menargetkan L1300 mampu mencetak hingga 16.000 lembar. Dan ternyata saat dipamerkan, L1300 masih terus mencetak hingga 17.300 lembar lebih. Proses ini masih terus berjalan meski acara telah selesai. Proses cetak ini sudah berlangsung selama seminggu dan baru menggunakan dua set tangki tinta original Epson. Keunggulan ini hendak menegaskan bahwa printer Epson L1300 mempu bekerja maksimal secara non-stop tanpa hambatan dan tetap menghasilkan kualitas prima. Atas prestasi tersebut, akhirnya Epson L1300 berhasil mencatatkan rekor sebagai “Printer Inkjet A3 Mencetak Terbanyak”.


Dalam pengoperasiannya, Epson L1300 memakai sistem tinta 4 warna standar, yaitu cyan, magenta, yellow, dan black. Namun pada sistem infus atau CISS bawaan Epson terdapat ink tank 5 warna. Dua ink tank digunakan untuk menampung tinta black, dan sisanya masing-masing cyan, magenta, dan yellow. Epson mengklaim bahwa penggunaan sistem 2 ink tank hitam ini akan memudahkan penggantian atau isi ulang bila salah satunya habis. Tinta hitam yang pertama digunakan untuk mencetak dokumen berbasis teks sedangkan tinta satunya tergabung dalam warna cyan, magenta dan yellow yang khusus untuk mencetak dokumen warna hingga foto.

Epson L1300 cukup cepat saat mencetak dokumen monokrom. Mampu mencetak file monokrom dengan kecepatan hingga 30 ppm dan 17 ppm untuk dokumen warna dengan media kertas A4 (draft mode). Sedangkan untuk mencetak photo warna berukuran 10x15cm / 4x6inch/4R printer ini membutuhkan waktu sekitar 31 detik perlembar (draft mode) dan sekitar 83 detik untuk kualitas photo default atau standard. Untuk mencetak photo di media kertas A3 tentu saja akan lebih memakan waktu, tergantung pada warna dan kualitas cetak yang bisa diatur dengan software bawaan printer A3 ini. Konsumsi listriknya hanya sekitar 30 watt ketika proses printing, dan 1,6 watt pada sleep mode.  


Printer dengan bandrol harga hampir enam juta rupiah ini memang menawarkan fleksibiltas dan kemudahan cetak foto berukuran A4 hingga dokumen berukuran maksimal A3+. Kemampuannya ini membuatnya sesuai bagi penggunaan usaha kecil menengah, dalam pencetakan yang beragam maupun para professional dan kantoran yang sering membutuhkan pencetakan dengan media kertas A3. Seri ini memang ditujukan untuk penggunaan para profesional namun tidak menutup kemungkinan bisa juga dipakai untuk menangani kebutuhan personal atau rumahan. Jika sudah tersedia, Anda bisa memesan printer inkjet A3 Epson L1300 di outlet-outlet Aston Printer terdekat di kota Anda. Aston Printer : Selalu Memberikan Yang Terbaik. 

Selasa, 06 Mei 2014

Epson L555



Epson Indonesia belum lama ini memperkenalkan beberapa printer inkjet terbarunya untuk pasar printer di Indonesia akhir bulan yang lalu. Salah satunya adalah varian dari printer Epson L Series yaitu printer Epson L555 yang merupakan printer inkjet warna multifungsi A4. Printer dengan dimensi fisik 474 x 377 x 226 mm ini memiliki berat 6,2 kg. Desain fisiknya sama persis dengan Epson L550 yang cukup simple & elegan, dengan body berwarna hitam menjadi pencitraan sendiri bagi printer ini. Sebagai salah satu seri dari printer inkjet Epson L Series, Epson L555 merupakan sebuah perangkat multifungsi yang menyatukan fungsi print, scan, copy, dan fax dalam sebuah perangkat printer. Epson L555 yang merupakan penerus Epson L550 juga dilengkapi CISS (Continues Ink Supply System) dengan ink tank infus original Epson yang menempel dibagian samping printer Epson yang sudah menjadi ciri khas Epson L Series.


Sekilas hampir tak ada perbedaan antara Epson L555 dan Epson L550, namun sebenernya ada sedikit perbedaan, yaitu terdapat fitur wireless printing dengan sistem wifi  IEEE 802.11b/g/n or IEEE 802.11b/g pada Epson L555 sedangkan pada Epson L550 masih memanfaatkan sistem ethernet 10Base-T/100Base-TX untuk wireless printing-nya. Selain itu terdapat tambahan dua botol tinta black bawaan pada paket penjualan Epson L555 sehingga terdapat 6 buah tinta bawaan pada paket penjualan secara resmi Epson L555.

Dengan desain yang compact dan simple yang menjadi ciri khas Epson L series, printer multifungsi ini memiliki tombol control panel yang cukup unik letaknya. Terdapat layar LCD two line pada bagian panel control printer ini. Tombol power dan beberapa tombol lain terletak di tengah di bagian depan printer. Tombol ini merupakan tombol power, dan one push button untuk proses scan & copy untuk memudahkan user dalam penggunaannya. Terdapat pula jajaran tombol numerik karena printer ini sudah dilengkapi fitur fax. Panel controlnya dapat diangkat sedikit untuk memudahkan penggunanya dan membuatnya terlihat lebih canggih. Tempat kertas Epson L555 mampu menampung hingga 100 lembar kertas A4 75 gram sedangkan untuk kertas photo glossy mampu menampung hingga 20 lembar kertas glossy ukuran A4. Terdapat ADF (Auto Document Feeder) pada bagian atas printer dengan kapasitas hingga 30 lembar kertas, namun hanya bisa digunakan untuk kertas ukuran ketebalan 75 - 95 gram.


Printer inkjet multifungsi Epson L555 memiliki kecepatan cetak hingga 33 ppm (page per minute) untuk cetak dengan draft mode black dan untuk cetak berwarna A4 dengan draft mode mampu mencapai 15 ppm. Sedangkan untuk mencetak foto berukuran 4R printer ini membutuhkan waktu 69 detik dengan default mode dan 27 detik dengan photo draft mode. CISS original Epson pada printer ini masih menggunakan 4 warna standar CMYK. Kualitas cetak yang dimiliki adalah sebesar 5760 x 1440 dpi (with Variable-Sized Droplet Technology) sebagai pendukung tingkat hasil cetak yang maksimal epson memberikan teknologi Micro Piezo sebagai head print dalam mesin printer inkjet ini.

Epson L555 dilengkapi fitur colour copier yang mampu mengcopy dengan kecepatan hingga 26 copy per menit untuk monokrom dan 24 copy per menit untuk dokumen colour dengan setelan fast mode pada kertas A4. Resolusinya mampu mencapai 1200 x 1200 dpi. Fitur fax pada seri printer ini juga bisa membantu user untuk mengirim dan menerima fax yang terhubung dengan sambungan telepon. Kecepatan faks (data transfer rate):  sampai 33.6kbps. Kecepatan transmisi faks: sekitar 3 detik / lembar. Resolusi faks:  200 x 100 dpi (standar), 200 x 200 dpi (fine dan photo) untuk monokrom maupun warna. Untuk fitur scannya, printer ini memiliki colour scanner dengan resolusi 1200 x 2400 dpi. Dengan scanner tipe Flatbed colour image scanner, area scan yang mampu dicapai yaitu 216 x 297mm (8.5 x 11.7").  Kecepatan scan bervariasi tergantung pada file yang di-scan. Scan juga bisa dilakukan melalui ADF (Auto Document Feeder) yang dimiliki printer inkjet ini dan bisa digunakan untuk scan kertas ukuran folio dengan ketebalan maksimal ukuran 95 gram.


Dengan printer Epson L555 berbagai kebutuhan cetak, copy, scan, & fax yang biasanya diperlukan oleh kalangan profesional bisa dilakukan dalam satu perangkat elektronik ini. Printer ini juga bisa terhubung dengan aplikasi Epson iPrint (untuk perangkat mobile dari Apple dan Android) yang memungkinkan pencetakan foto, halaman web, dan dokumen, secara nirkabel ke Epson L555 dengan koneksi Wi-Fi nya. Untuk menghindari tumpah atau tercecernya cairan tinta, disertakan kenob pengunci seperti halnya printer Epson L550. Fasilitas ini berguna untuk mengamankan tinta saat printer akan dipindahkan atau dibawa pergi.

Epson L555 yang dibanderol dengan harga hampir empat juta juta rupiah ini ditujukan untuk para pelaku bisnis, UKM (usaha kecil dan menengah) dan instansi atau perusahaan yang memiliki produktifitas dan kebutuhan cetak lebih tinggi dibandingkan penggunaan rumahan, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk digunakan pengguna rumahan. Tunggu kehadiran Epson L555 di outlet-outlet Aston Printer terdekat di kota Anda. Karena printer ini masih relatif baru. Untuk seri Epson L Series lainnya bisa Anda dapatkan pula di Aston Printer. Jangan ragu untuk bertanya kepada customer service kami untuk printer yang cocok dengan kebutuhan dan budget Anda. Aston Printer  : Selalu Memberikan Yang Terbaik.

Sabtu, 03 Mei 2014

Epson L120

Printer inkjet Epson L120 merupakan salah satu printer Epson L Series yang belum lama ini diluncurkan oleh Epson di Indonesia. Printer ini diluncurkan resmi akhir April yang lalu bersama dengan Epson L1300, L1800, dan L555, untuk memperlengkap varian printer Epson L Series yang sudah beredar di Indonesia. Printer Epson L120 memang terbilang cukup simple dan terlihat cukup handal. Printer inkjer Epson L120 ini memiliki desain yang terbilang minimalis karena merupakan printer inkjet single function A4 warna (print only). Sepertinya Epson L120 akan menjadi penerus dari Epson L110 yang cukup sukses di pasaran.



Printer dengan berat 2,4 kg ini memiliki dimensi fisik 461  x 215 x 130 mm. Desain fisiknya secara umum tidak jauh berbeda dengan pendahulunya yaitu Epson L110 yang cukup elegan, dengan body berwarna hitam dengan perpaduan glossy & doff menjadi pencitraan sendiri bagi printer inkjet warna ini. Masih sama dengan pendahulunya, Epson L120 dilengkapi CISS (Continues Ink Supply System) dengan ink tank infus original Epson yang menempel dibagian samping printer Epson yang sudah menjadi ciri khas Epson L Series. Namun Epson L120 menggunakan model ink tank yang berbeda dengan seri Epson L 110. Pada ink tanknya tidak terdapat transportation lock removal atau choke valve. Pihak Epson beralasan pada generasi sebelumnya kalau (printer) mau dipindahkan, harus dikunci. Tapi pengguna terkadang suka lupa. Sehingga waktu mau cetak keluarnya putih seperti clogging. Meskipun ditiadakan, Epson mengklaim bahwa printer L120 tidak menjadi cepat bocor.

Dengan printer Epson L120 ini, footprint 5% lebih kecil, tapi kecepatan 1,4x dibandingkan pendahulunya, L110. Jika Epson L110 mampu mencapai 6 ipm (image per minute), sedangkan Epson L120 kecepatan printing yang mampu di capai printer inkjet ini adalah 8,5 ipm (image per minute) untuk cetak dengan black & white mode dan untuk cetak berwarna A4 dengan mampu mencapai 4,5 ipm. Kualitas cetak yang dimiliki adalah sebesar 720 x 720 dpi (with Variable-Sized Droplet Technology) sebagai pendukung tingkat hasil cetak yang maksimal epson memberikan teknologi Micro Piezo sebagai kepala cetak dalam mesin printer inkjet ini.


Printer dengan bandrol dengan harga resmi sekitar satu juta enam ratus ribu rupiah ini memiliki tempat kertas yang berada di bagian atas printer dengan posisi portrait mampu menampung hingga 50 kertas A4 75 gram. Konsumsi listriknya terbilang cukup irit hanya sekitar 10 watt ketika proses cetak, dan 0,3 watt dalam sleep mode. Printer ini ditujukan bagi pengguna personal, rumahan, dan small atau home office. Namun, sayangnya untuk mencetak di media kertas photo yang cukup tebal, printer ini tidak direkomendasikan, tidak seperti pendahulunya Epson L110.  

Untuk mencetak, Epson L120 menggunakan empat warna tinta (cyan, yellow, magenta, black). Resolusi cetak maksimal yang bisa dihasilkannya 720×720 dpi (dengan teknologi Variable Sized Droplet). Terdapat tinta original Epson pada paket penjualannya dengan kapasitas botol tinta bawaan Epson 120 ini 40ml. Namun, jika sudah habis atau untuk aftermarket, bisa menggunakan tinta original Epson yang kapasitasnya 70ml. Jika sudah mulai tersedia,  Epson L120 bisa didapatkan di outlet-outlet Aston Printer terdekat di kota Anda. Untuk seri Epson L Series lainnya pun bisa Anda mendapat atau memesan  di Aston Printer. Jangan ragu untuk bertanya kepada customer service kami untuk printer yang cocok dengan kebutuhan dan budget Anda. Aston Printer : Selalu Memberikan Yang Terbaik. 

Minggu, 19 Januari 2014

EPSON LX-310


Sobat Aston Printer pasti sudah tidak asing dengan mesin cetak Epson LX-300. Apalagi jika datang ke minimarket atau toko tertentu, biasanya ketika membayar di kasir, sobat akan melihat mesin cetak dengan bunyi yg cukup khas dan berisik mencetak struk atau nota pembelian. Nah, mesin tersebut biasanya adalah jenis printer dotmatrik dan salah satu yang paling mudah ditemui adalah seri ini Epson LX300 yang legendaris. Biasanya ada yang menyebutnya printer kasir. Epson LX-300 sudah bertahun-tahun beredar di tanah air dan sudah dibuat berbagai macam seri seperti Epson LX-300, LX-300+, LX-300+II karena sangat populer di kalangan pebisnis retail, bagian administrasi, dan divisi keuangan. Nah, tahun lalu Epson Indonesia, memperkenalkan penerus Epson LX-300 yang legendaris di Indonesia yaitu Epson LX-310.


Printer Dot Matrix Epson LX – 310 hadir dengan memperkenalkan dengan spesifikasi baru yang kan membantu pengguna dalam melakukan berbagai kegiatan dalam mencetak. Epson dot matrix memiliki kecepatan dan kehandalan yang mempercepat suatu pekerjaan selesai. Printer yang dibanderol dengan harga sekitar dua jutaan rupiah ini jika dibandingkan model ‘lama’, Epson LX-310 lebih gegas bekerja. Masing-masing mencatatkan kecepatan cetak 337 dan 416 karakter pe detik, atau 40% lebih cepat pada modus high-speed draft. Memori buffer yang terpasang kini 128KB, atau 2x lebih besar dari sebelumnya. Epson mengklaim bahwa tingkat keandalan printer dot matriks LX-310 juga lebih tinggi, yakni 67%. Begitu pula mean time before failure (MTBF)-nya yang kini mencapai 10.000 POH (power on hours). MTBF model sebelumnya hanya 6000 POH

Kemudian untuk multiple salinan karbon mencapai efisiensi yang sangat optimal karena LX 310 mampu untuk membuat hingga bentuk 5 – bagian cetakan diantaranya 1 asli dan ditambah dengan 4 eksemplar. Tidak hanya itu fleksibilitas konektivitasnya juga memudahkan dan tepat untuk diadopsi. Fleksibilitas dilengkapi dengan built-in USB sehingga Epson LX-310 bisa terhubung pada beberapa perangkat output yang dibutuhkan. Berbagai spesifikasi yang dibawa oleh Epson dot matrix akan memudahkan suatu pekerjaan berhubungan dengan percetakan.


Kita bisa mengubah font yang digunakan untuk mencetak pada printer Epson LX-310, dengan cara yang cukup mudah. Cara mengubah font ini juga berlaku untuk printer Epson Epson LX-300, LX-300+ maupun Epson LQ-310.Berikut ini cara mengubah font printer Epson LX-310:
1 – Nyalakan printer-nya dengan cara menekan tombol power
2 – Tekan tombol ‘Pause’ selama 3 detik, sampai Anda mendengar suara ‘beep’ dan lampu indikator dekat tombol ‘Pause’ berkedip
3 – Tekan tombol ‘Font’ hingga mendapatkan jenis huruf yang Anda inginkan. Anda akan mendengar bunyi ‘beep’ setiap kali menekan tombol Font
4 – Setelah lampu indikator menunjukkan jenis Font yang Anda inginkan. Tekan tombol ‘Pause’ sekali lagi untuk menyimpan setting ini.

Perlu diingat bahwa mengubah jenis font (font type) tidak berarti ukuran font (font size) Anda akan berubah. Cara mengubah ukuran Font printer Epson LX-310 adalah melalui aplikasi atau software yang Anda gunakan. Jadi untuk mengubah ukuran font tidak bisa dilakukan melalui setting pada printernya. Bagi sobat Aston Printer yang ingin membeli printer dotmatrik Epson LX-310, bisa memesan di outlet Aston Printer terdekat. Sobat pun bisa mendapatkan consumable ribbon cartridge untuk Epson LX-310 di Aston Printer. Hubungi atau kunjungi outlet Aston Printer terdekat untuk update harga terbaru dan ketersediaan stock.

Minggu, 29 September 2013

Printer Inkjet Termurah


Semakin banyaknya pengguna printer di Indonesia, membuat para produsen printer berkompetisi untuk bisa memenangkan hati para konsumen printer di Indonesia. Salah satunya dengan memproduksi printer dengan harga yang kompetitif di berbagai segmen. Setiap produsen printer yang beredar di tanah air, memiliki produk-produk unggulan dengan harga yang terjangkau terutama printer inkjet dengan segment entry level. Printer-printer inkjet murah tersebut biasanya ditujukan bagi pengguna awal printer, pengguna printer dengan dana yang terbatas, atau bagi mereka yang menggunakan printer hanya pada saat tertentu saja dengan jumlah yang tidak banyak. Meskipun dalam beberapa waktu terakhir printer-printer yang dijual di Indonesia mengalami kenaikan harga akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar, namun tidak mengurangi minat para konsumen yang membutuhkan printer dengan harga yang terjangkau. Berikut printer-printer inkjet termurah dari masing-masing produsen printer yang memasarkan printer inkjet nya di Indonesia yang kini masih beredar di tanah air dan dijual di outlet-outlet Aston Printer Indonesia :

HP Deskjet 1000
Printer inkjet HP Deskjet 1000 atau HP J110amerupakan printer inkjet termurah dari HP yang kini beredar di Indonesia. Printer ini merupakan printer inkjet single function yang kini dibanderol dengan harga sekitar empat ratus ribuan dan menjadi printer laser termurah saat ini yang beredar di pasaran printer di Indonesia. Printer ini terlihat simple dan ukurannya cukup kecil dan ringan sehingga mudah di tempat diberbagai sudut ruangan.


Printer HP Deskjet 1000 menggunakan cartridge (kartrid) HP 61 Black & HP 61 Tri Colors (CMY). Katrid HP 61 Ink menggunakan jenis tinta pigmen hitam untuk menghasilkan cetak warna hitam berkualitas tinggi, serta tinta warna berbasis dye untuk menghasilkan cetak grafis dengan warna-warna yang cukup jelas dan tajam.

Canon PIXMA IP2770
Printer inkjet Canon PIXMA IP2770 sudah tidak asing lagi bagi para pengguna printer di kelas entry level saat ini. Printer inkjet single function ini merupakan printer inkjet keluaran Canon yang paling murah diantara seri-seri printer inkjet Canon lain yang beredar di tanah air. Dengan banderol harga resmi di kitaran lima ratus ribuan,  printer ini masih menjadi incaran para pengguna printer yang membutuhkan printer dengan harga murah. Canon iP2770 memiliki resolusi cetak hingga 4800 x 1200dpi. Printer inkjet ini mampu mencetak dengan media kertas ukuran A4, Letter, Legal, A5, B5, Envelopes (DL, COM10), 4 x 6", 5 x 7", dan 8 x 10.


Printer ini menggunakan tinta 4 warna yang terdiri atas 2 buah cartridge, yaitu cartridge black dan cartridge tri colour (cyan, magenta, yeloow). Canon menggunakan teknologi hybrid system dalam cartridge-nya dengan menggabungkan jenis tinta pigment untuk cartridge Black dan jenis tinta dye untuk cartridge warnanya, yang diklaim Canon mampu memberikan kualitas cetak yang lebih tajam dengan menggunakan seri cartridge Canon PG-810 untuk  hitam dan  cartridge Canon PG-811 untuk tinta warnanya. Apalagi kini printer ini bisa dipasangi system infus tinta dengan bentuk yang mirip pada system infus original Epson L series jika menggunakan system infus dari AMAZiNK untuk mempermudah isi ulang tinta dan menambah kapasitas tinta.

Epson Stylus T13x
Epson Stylus T13x sudah cukup lama beredar di Indonesia dan sudah cukup dikenal karena harganya yang cukup terjangkau dan hasil cetaknya yang cukup baik. Epson Stylus T13 merupakan salah printer inkjet single function pengganti Epson T11. Rata-rata dealer resmi printer Epson atau toko-toko printer dan komputer, masih menjual seri printer ini dengan harga di bawah satu juta rupiah. Sehingga sangat terjangkau bagi berbagai kalangan masyarakat di tanah air. Printer ini cocok digunakan bagi konsumen yang kebutuhan cetaknya tidak terlalu tinggi, untuk kebutuhan cetak dokumen hitam, berwarna, dan catak kualitas photo rumahan yang cukup baik. Epson T13x ini dijual tanpa cartridge bawaan sehingga biasanya toko printer atau computer menjualnya dengan paket system infus.


Terdapat berbagai aplikasi bawaan printer Epson T13x seperti Epson PhotoEnhance dan Epson Easy Photo Print untuk pengolahan gambar sebelum dicetak dengan kualitas foto. Printer inkjet ini pun bisa dipasang CISS atau infus sistem bagi pengguna dengan kebutuhan cetak yang cukup tinggi serta untuk mempermudah user dalam melakukan isi ulang tinta. Di Aston Printer, seri ini pun dijual dengan paket system infus tinta AMAZiNK dengan harga sekitar Sembilan ratus ribuan. Dengan CISS AMAZiNK, selang infus tidak terlihat dari luar dan membuat printer Epson T13 tampak mirip seperti Epson L100 dan tentu saja dengan hasil cetak yang optimal, semakin mudah dalam isi ulang tinta, dan lebih hemat untuk kebutuhan cetak yang lebih tinggi.

Brother DCP J140W
Printer inkjet ini merupakan salah satu printer inkjet multifungsi warna dari Brother yang dipasarkan di Indonesia. Dijual dengan harga dikisaran 1,2 jutaan, Brother DCP J140W merupakan produk printer inkjet termurah dari Brother yang dijual saat ini di Indonesia. Berbeda dengan produsen printer inkjet lain di Indonesia yang mengeluarkan produk printer inkjet single function, Brother memang hanya memasarkan produk inkjet multifungsi untuk pasar printer inkjet yang paling tidak memiliki fitur print,scan, dan copy. Oleh karena itu harganya sedikit lebih mahal dari printer inkjet termurah dari produsen printer lain yang dipasarkan di Indonesia.

 
Selain fitur utama print,scan,dan copy, Brother DCP J140W memiliki fitur wifi system untuk koneksi nirkabelnya untuk memudahkan cetak langsung dari perangkat ber-wifi serta memudahkan terhubung dengan beberapa perangkat PC untuk mencetak dalam satu printer ini. Printer Brother DCP J140wjuga memiliki layar lcd one line yang memudahkan user dalam beraktifitas dengan printer ini, terutama ketika melakukan settingan langsung sebelum menggunakan printer maupun ketika menggunakan printer.


Printer ini menggunakan individual cartridge 4 warna dengan kode LC61BK, LC61C, LC61Y, dan LC61Y. Uniknya dari printer Brother seri J adalah dapat dipasangi sistem infus dibagian dalam printer, termasuk seri J140w ini. Tidak seperti sistem infus printer inkjet pada umumnya terletak diluar printer atau menempel dibagian luar printer dengan selang yang terlihat. Namun dengan sistem infus dari AMAZiNK, infus dapat dipasang di dalam printer dan memudahkan user dalam melakukan pengisian ulang tinta dan printer pun tetap aman untuk dipindah-pindah karena infus terletak di dalam printer.

Itu lah printer-printer inkjet termurah dari masing-masing produsen printer inkjet yang memasarkan produknya di tanah air. Kini kembali ke Anda sebagai konsumen untuk memilih printer inkjet yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan dana/budget yang Anda miliki. Dapatkan berbagai macam merek printer dan consumablenya hanya di outlet-outlet Aston Printer. Datang dan kunjungi outlet-outlet Aston Printer terdekat di kota Anda, dan silahkan berkonsultasi mengenai printer kepada customer service kami yang siap membantu Anda memilih printer sesuai dengan yang dibutuhkan.

Aston Printer : Selalu Memberikan Yang Terbaik

Sabtu, 27 April 2013

Epson WorkForce WF-3521 Review


Printer multifungsi kini menjadi salah satu printer yang banyak dicari oleh konsumen printer di Indonesia karena merupakan sebuah perangkat yang memiliki banyak fungsi. Hal ini pula menjadi alasan berbagai instansi atau perusahaan melirik printer multifungsi sebagai perangkat yang efisien untuk menghemat pembelian beberapa perangkat kantor, namun cukup membeli satu perangkat multifungsi dan tidak membuat penuh ruangan kantor. Bersamaan dengan peluncuran printer L series terbarunya beberapa bulan lalu, Epson juga memperkenalkan printer multifungsi inkjet terbarunya untuk market di Indonesia, yaitu Epson WorkForce WF-3521. Printer ini merupakan salah satu printer inkjet multifungsi warna yang dilengkapi fitur print, scan, copy, dan fax untuk melengkapi jajaran printer seri Epson Work Force yang beredar di Indonesia.

 
Printer dengan berat sekitar 9 kg ini memiliki dimensi fisik, 449 x 417 x 287 mm. Desainnya terlihat elegan dan cukup besar namun cukup wajar karena ini printer multifungsi. Dengan balutan putih dan grey light di body printer dan layar LCD 2,5” colour yang berfungsi untuk Display Touch Panel yang tertata apik di bagian depan printer ini. Penempatan tombol dan panel pun terlihat cukup lengkap agar semakin memudahkan penggunanya dalam mengfungsikan printer ini tanpa melalui PC, terutama untuk penggunaan fungsi fax nya. Bahkan deretan tombol & layar LCD nya (panel board) bisa dinaikkan sedikit ke posisi yang memudahkan user dalam menekan tombol pada printer ini. Terdapat ADF (Auto Document Feeder) yang mendukung berbagai fungsi printer ini pada bagian atas printer yang mampu menampung hingga 30 lembar kertas A4. Berbagai media card dapat dikoneksikan dengan printer ini untuk mencetak langsung dokumen atau gambar dari SD card, SDHC card, multimedia card, serta USB flash memory drive (flash disk) serta PictBridge Interface untuk mendukung pencetakan langsung dari kamera digital.

Kecepatan mencetak merupakan salah satu fitur utama yang ditawarkan oleh Epson ini. Speed yang ditawarkan adalah 35 ppm untuk kertas A4 dengan dokumen monokrom, terbilang cepat untuk ukuran printer inkjet. Sedangkan untuk dokumen gambar maupun warna mampu mencetak dengan kecepatan sekitar 15 ipm. Dengan mode photo draft untuk mencetak foto full colour berukuran 4R borderless, dibutuhkan waktu sekitar 20 detik per photo. Printer ini sudah dilengkapi fitur auto duplex printing untuk mencetak dua sisi kertas sekaligus. Paper tray nya mampu meampung hingga 250 lembar kertas A4 80 gram.

Epson WF-3521 mampu mencetak hingga resolusi 5760x1440 dpi berkat teknologi pencetakan bersistem tetesan tinta berukuran variabel (Variable-Sized Droplet/VSDT) yang tertanam di dalam teknologi print head Epson Micro Piezo. Metode ini digunakan untuk mendapatkan hasil gradasi gambar yang sangat halus, baik untuk dokumen, foto hitam putih maupun berwarna. Epson WF-3521 menggunakan teknologi DURABrite Ultra yang diklaim oleh Epson dapat membuat hasil cetak bertahan lama dan tidak mudah luntur meskipun terkena air. Epson WF-3521 dapat menggunakan individual cartridge 4 warna yang disebut Epson INKdividual Cartridge dengan seri 141 maupun 143 untuk kebutuhan cetak yang lebih tinggi. Cartridge Epson 143, pageyield untuk cartridge monokromnya mampu hingga 945 halaman dan untuk cartridge warnanya (CMY) pageyields-nya sampai dengan 755 halaman. Namun, semua kembali ke intensitas cetak user, jenis dokumen, dan kepadatan warna dokumen yang dicetak.


Untuk fitur scannya, printer ini memiliki colour scanner dengan resolusi 1200 x 2400 dpi. Kecepatan scan bervariasi tergantung pada file yang di-scan. Maksimal area scan dengan scanner flatbednya adalah 216 x 297mm (8.5 x 11.7"). Selain lewat scanner tipe flatbed-nya, scan juga bisa dilakukan melalui ADF (Auto Document Feeder) yang dimiliki printer inkjet ini dan bisa digunakan untuk scan kertas ukuran folio. Epson Work Force WF-3521 dilengkapi fitur monokrom dan color copier yang mampu mengcopy dengan kecepatan hingga 38 copy per menit untuk dengan setelan fast mode pada kertas A4. Ketebalan maksimal kertas untuk ADF nya adalah jenis kertas ukuran maksimal 95 gram.  Resolusi fitur copy-nya dengan maksimal mampu mencapai 1200 x 1200 dpi. Dalam satu perintah copy, printer ini mampu mengcopy hingga 99 halaman.

Fitur fax pada seri printer Epson Work Force WF-3521  ini juga bisa membantu user untuk mengirim dan menerima fax yang terhubung dengan sambungan telepon. Kecepatan faks (data transfer rate):  sampai 33.6kbps. Kecepatan transmisi faks: sekitar 3 detik / lembar. Resolusi faks:  200 x 100 dpi (standar), 200 x 200 dpi (fine dan photo) untuk monokrom maupun warna. Konsumsi listriknya terbilang irit, hanya sekitar 17 watt pada masa proses kerja, 2 watt pada mode sleep, dan 6,2 watt pada ready mode.

Printer Epson Epson Work Force WF-3521 pun memiliki kemampuan konektifitas yang baik dengan Ethernet 100BASE-TX / 10BASE-T dan Wi Fi untuk penggunaan bersama dalam sebuah kelompok kerja di sebuah kantor maupun perusahaan. Printer ini juga bisa terhubung dengan aplikasi Epson iPrint 2.0 (untuk perangkat mobile dari Apple dan Android) yang memungkinkan pencetakan foto, halaman web, dan dokumen, secara nirkabel ke WF-3521 via WiFi ; memindai, menyimpan, dan berbagi file; serta mendukung layanan awan (online cloud services), seperti Box.net, Dropbox, dan Evernote.


Epson WorkForce WF-3521 memang ditujukan untuk perkantoran (SOHO/UKM) yang membutuhkan printer warna multifungsi dengan harga terjangkau namun dengan kualitas setara printer laser serta perkantoran yang membutuhkan printer dengan fitur scan-copy-fax dan ada dukungan ADF (Automatic Document Feeder). Sehingga berbagai kebutuhan cetak, copy, scan, & fax yang biasanya diperlukan oleh kalangan profesiional bisa dilakukan dalam satu perangkat elektronik ini. Namun pilihan printer Anda atau institusi Anda kembali kepada Anda dan Institusi Anda. 

Minggu, 03 Maret 2013

Printer Epson Terbaru

 
Tak lama setelah merilis empat printer dengan sistem ink tank atau "tinta infus" September 2012 lalu yaitu Epson L110, Epson L210, Epson L300, dan Epson L350, Epson kembali memperluas jajaran produk sejenis dengan memperkenalkan empat printer dengan teknologi serupa. Produk-produk tersebut adalah Epson L355, L550, M100, dan M200. Berbeda dengan seri sebelumnya yang menyasar pelajar, mahasiswa, dan pengguna rumahan, keempat printer ini lebih ditujukan ditujukan untuk segmen Small Office Home Office (SOHO) dan korporat.

"Dengan produk-produk ini, diharapkan printer ink tank kami dapat masuk lebih dalam ke segmen office," ujar Product Marketing Manager PT Epson Indonesia Riswin Li dalam acara peluncuran di Bandung, Senin (25/2/2013).
Country Deputy Manager PT Epson Indonesia M. Husni Nurdin menambahkan bahwa pihaknya berharap keempat model yang baru diluncurkan ini dapat menyumbang kontribusi sebesar 10-15 persen terhadap total penjualan seri printer ink tank Epson.

"Pasaran inkjet indonesia pertumbuhannya bisa mencapai 10 persen per tahun, tahun 2013 ini diprediksi mencapai 2,4 juta unit dari semua merk," jeas Husni.
Epson L355 adalah printer ink tank all-in-one berwarna yang dilengkapi dengan fitur jaringan wireless. Epson L550 yang diposisikan setingkat diatasnya merupakan model multi-function printer (MFP) dengan faks, automatic document feeder, dan koneksi ethenet.
 

Epson M100 merupakan printer ink tank monokrom dengan tinta pigmen hitam, sementara saudaranya M200 yang jug printer ink tank monokrom dibekalidengan fitur faks, ADF, ethernet, WiFi, dan LCD 2,5 inci.
Epson L355 dan L550 masing-masing dibanderol Rp 2,5 juta dan Rp 2,95 juta. Adapun Epson M100 dan M200 masing-masing dihargai Rp 1,85 juta dan Rp 2,5 juta. Keempat printer dijadwalkan sudah mulai tersedia pada pameran Megabazaar Computer, 6-10 Maret mendatang. "Harga printer-printer ini memang sekilas terlihat tinggi, tapi kalau sudah dihitung total cost of ownership (TCO) yang rendah berkat tinta ink tank, barulah terlihat betapa hematnya mereka," tandas Husni.

Sumber : Kompas

Rabu, 13 Februari 2013

Printer Laser Epson Aculaser M1400 Review

Jika di Brother ada Brother HL2130, jika di HP ada HP LJ P1102W, atau jika di Canon ada Canon LBP 6000, maka Epson memiliki Epson Aculaser M1400 yang menjadi printer laser monokrom paling kecil  di lini produk printer laser Epson di Indonesia. Epson AcuLaser M 1400 merupakan salah satu printer laser monokrom Epson yang beredar saat ini diantara sekian banyak printer Epson yang beredar di Indonesia. Di beberapa toko printer dan alat kantor printer ini cukup mudah dijumpai, meskipun tak sepopuler Fuji Xerox P205b atau HP LJ P1102w. Epson Aculaser M1400 merupakan salah satu dari salah satu printer laser LED pertama yang diproduksi oleh Epson. Meskipun menjadi printer LED, seri baru ini akan terus menggunakan Epson merek "AcuLaser" di masa mendatang.
 
 
Epson mengklaim bahwa Epson Aculaser M1400 adalah model yang paling terjangkau di Epson LED / printer laser. Printer baru ini juga dikatakan menawarkan konsumsi daya yang rendah dengan memanfaatkan teknologi LED. Selain itu, toner AcuBrite Epson dilaporkan memiliki fitur distribusi yang sangat memungkinkan mereka untuk mencair pada suhu yang lebih rendah, sehingga lebih mengurangi konsumsi daya. Dengan pemanfaatan teknologi LED pada printer laser, memungkinkan untuk desain menghemat ruang. Toner cartridge baru juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan generasi sebelumnya, memungkinkan pengguna untuk menghemat ruang penyimpanan.
 
Dengan desain yang simple dan compact, printer Epson M1400 mampu mencetak dokumen dengan kecepatan mencapai 24 ppm (page per minute) dengan menggunakan kertas mode letter. Desain simple nya terlihat dari hanya ada satu tombol power di bagian atas printer dengan dua lampu led indicator. Printer dengan berat 4,6 kg ini memiliki dimensi fisik 358 x 197 x 208 mm. Printer ini masih tersedia di pasaran dengan warna putih dengan paket penjualan yang berisi printer, cd driver, power cable, instruction & notice sheet, serta kartu garansi produk.
Tepat kertas printer laser monokrom Epson M1400 mampu menampung kertas hingga 150 lembar. Epson hanya menyematkan fitur manual duplex pada printer ini, belum auto duplex. Kualitas cetaknya pun cukup mumpuni dengan resolusi cetak mencapai 1200 x 1200 dpi. Printer ini cocok digunakan bagi user yang membutuhkan printer dokumen yang berkecepatan tinggi dan tidak memakan banyak tempat. Memori internalnya sebesar 64 mb, cukup besar untuk ukuran printer laser mono berukuran kecil di kelasnya. Printer laser monochrome ini menggunakan cartridge toner LED yang cukup kecil, mirip dengan yang digunakan Xerox P205b. Cartridge toner printer laser Epson ini yang mampu mencapai 2200 halaman dengan cartridge high capacity dan 1000 halaman dengan cartridge toner standar. 
 
Printer yang dibandrol dengan harga resmi sekitar sejutaan ini cocok digunakan untuk konsumen rumahan atau penggunaan personal karena ukurannnya yang terlihat praktis, dan tidak memakan ruang. Serta cocok bagi mereka yang ingin mencoba menggunakan printer laser. Printer Epson M1400 juga cocok digunakan oleh UKM (Usaha Kecil Menengah) dalam mencetak dokumen-dokumen yang dibutuhkan yang hanya membutuhkan warna hitam dan putih. Tidak hanya itu, bagi perusahaan maupun institusi pemerintah yang membutuhkan printer yang mudah dibawa bepergian untuk kebutuhan tugas para karyawannya dalam perjalanan dinas maupun tugas keluar kota, printer laser yang kecil dan powerfull ini juga cocok digunakan. Semua itu kembali kepada kebutuhan cetak masing-masing user. 
Referensi :  www.orimax.co.id

Minggu, 10 Februari 2013

Printer Inkjet Dengan Auto Duplex Printing Tercepat


Sekilas, printer ini terlihat seperti sebuah perangkat printer laser multifungsi. Namun jika kita cermati lebih dekat, menggunakannya, dan mencermati bagian dalamnya, printer ini merupakan printer inkjet multifungsi yang memiliki berbagai fitur yang mumpuni mendekati kualitas printer laser multifungsi. Epson WorkForce Pro WP-4521 merupakan salah satu printer inkjet multifungsi dari Epson yang beredar di Indonesia dengan berbagai fungsi seperti print, scan, copy, dan fax. Printer yang diperkenalkan awal tahun lalu ini memang tidak sepopuler printer inkjet yang lain dari Epson yang beredar di Indonesia. Karena printer ini ditujukan untuk penggunaan di instansi atau perusahaan dengan kebutuhan dokumen yang cukup tinggi dan intensif. Sehingga berbagai kebutuhan cetak, copy, scan, & fax yang biasanya diperlukan oleh kalangan profesiional bisa dilakukan dalam satu perangkat elektronik ini.



Printer inkjet Epson WorkForce Pro WP-4521 dengan berat 12,6 kg ini, memiliki ukuran dimensi fisik,  460 x 420 x 341 mm. Desainnya terlihat simple dan memang cukup besar namun cukup wajar karena ini printer multifungsi untuk kebutuhan cetak yag tinggi. Dengan balutan warna putih di body printer dan layar TFT LCD 2,5” colour yang berfungsi untuk Display Touch Panel yang tertata apik di bagian depan printer multifungsi ini. Penempatan tombol dan panel pun terlihat cukup lengkap agar semakin memudahkan penggunanya dalam mengfungsikan printer ini tanpa melalui PC, terutama untuk penggunaan fungsi fax nya. Terdapat Auto Document Feeder pada bagian atas printer ini. Duty cycle printer ini pun memiliki kemampuan yang setara dengan printer laser yaitu hingga 20.000 halaman perbulan. 

Kecepatan mencetak merupakan salah satu fitur utama yang ditawarkan oleh Epson WorkForce Pro WP-4521. Speed yang ditawarkan adalah 26 ppm untuk kertas A4 dengan dokumen monokrom, terbilang cepat untuk ukuran printer inkjet dan sekitar 24 ppm untuk colour draft text memo (A4). Kecepatan ini diklaim Epson hampir menyamai rata-rata kecepatan printer laser standard untuk pencetakan pada kertas A4. Konsumsi listriknya terbilang irit hanya sekitar 17 watt pada masa proses kerja, 2,1 watt pada mode sleep, dan 7 watt pada ready mode. Kemampuan utama dari printer inkjet multifungsi Epson WorkForce Pro WP-4521 adalah kemampuan auto duplex printing yang diklaim Epson sebagai printer inkjet dengan kemampuan auto duplex printing tercepat di dunia yaitu 9,2 ppm untuk dokumen monokrom dan 7,1 ppm untuk dokumen warna dengan mode cetak normal. 



Printer ini juga bisa terhubung dengan aplikasi Epson iPrint 2.0 (untuk perangkat mobile dari Apple dan Android) yang memungkinkan pencetakan foto, halaman web, dan dokumen, secara nirkabel ke WP-4521 via WiFi router; memindai, menyimpan, dan berbagi file; serta mendukung layanan awan (online cloud services), seperti Box.net, Dropbox, dan Evernote. Printer Epson WorkForce Pro WP-4521 pun memiliki kemampuan konektifitas yang baik untuk penggunaan bersama dalam sebuah kelompok kerja di sebuah kantor maupun perusahaan. Printer ini pun memiliki tempat pembuangan tinta dibagian belakang printer yang nantinya akan semakin mempermudah perawatan printer ini.

Epson WorkForce Pro WP-4521 juga mampu mencetak gambar kualitas foto. Epson WorkForce Pro WP-4521 mencetak hingga resolusi 4800 x 1200 dpi berkat teknologi pencetakan bersistem tetesan tinta berukuran variabel (Variable-Sized Droplet/VSDT) yang tertanam di dalam teknologi print head Epson Micro Piezo. Metode ini digunakan untuk mendapatkan hasil gradasi gambar yang sangat halus, baik untuk dokumen, foto hitam putih maupun berwarna. WorkForce Pro WP-4521 menggunakan teknologi DURABrite Ultra Ink yang diklaim oleh Epson dapat membuat hasil cetak bertahan lama dan tidak mudah luntur meskipun terkena air. Epson WorkForce Pro WP-4521  menggunakan individual cartridge 4 warna dengan seri :
677 Ink series (high capacity)  
-  T6771 (Black ink cartridge) page yield hingga 3400 halaman
678 Ink series  
-  T6781 (Black ink cartridge) page yield hingga 2400 halaman  
-  T6782 (Cyan ink cartridge) page yield hingga 1200 lembar  
-  T6783 (Magenta ink cartridge) page yield hingga 1200 lembar  
-  T6784 (Yellow ink cartridge) page yield hingga 1200 lembar
Namun, semua kembali ke intensitas cetak user, jenis dokumen, kepadatan warna dokumen yang dicetak, dan settingan pada printer.



Epson WorkForce Pro WP-4521 dilengkapi fitur colour copier yang mampu mengcopy dengan kecepatan hingga 26 copy per menit untuk monokrom dan 24 copy per menit untuk dokumen colour dengan setelan fast mode pada kertas A4. Resolusinya mampu mencapai 1200 x 1200 dpi. Fitur fax pada seri printer ini juga bisa membantu user untuk mengirim dan menerima fax yang terhubung dengan sambungan telepon. Kecepatan faks (data transfer rate):  sampai 33.6kbps. Kecepatan transmisi faks: sekitar 3 detik / lembar. Resolusi faks:  200 x 100 dpi (standar), 200 x 200 dpi (fine dan photo) untuk monokrom maupun warna.

Fitur colour scan Epson WF-7511 juga cukup mumpuni. Dengan resolusi scan opticalnya mampu mencapai 1200 x 2400 dpi, printer Epson ini mampu memindai atau scan dokomen warna hingga dengan mudah sehingga pengguna tidak perlu repot-repot lagi membeli scanner tersendiri. Dilengkapi pula dengan sistem ADF (automatic document feeder) yang mampu menampung hingga 30 lembar kertas. Dengan harga resmi sekitar lima jutaan, Epson WorkForce Pro WP-4521 memang ditujukan untuk perkantoran (SOHO/UKM) yang membutuhkan printer warna multifungsi dengan harga terjangkau namun dengan kualitas setara printer laser dan hasil cetak tahan air (tidak luntur) serta perkantoran yang membutuhkan printer dengan fitur scan-copy-fax dan ada dukungan ADF (Automatic Document Feeder). Namun pilihan printer Anda atau institusi Anda kembali kepada Anda dan Institusi Anda.