Sabtu, 17 Mei 2014

Canon PIXMA E400 Ink Efficient


Tidak mau kalah dengan principle printer lain di Indonesia, Canon melalui PT. Datascrip selaku distributor utama akhir bulan lalu meluncurkan beberapa printer inkjet terbarunya. Salah satunya adalah printer inkjet Canon PIXMA E400 Ink Efficient.  Printer terbaru canon ini merupakan sebuah perangkat dengan fungsi print, scan, dan copy yang berpadu dalam satu printer multifungsi yang cukup handal. Salah satu seri dari jajaran printer terbaru Canon Pixma Series ini memiliki desain yang terlihat compact dan elegan dengan warna hitam kebiruan dan putih doff pada bagian body printer. Dengan berat sekitar 3,5 kg, printer multifungsi Canon ini memiliki dimensi fisik  426 x 306 x 145 mm. Bentuk dan desainnya sangat mirip dengan Canon PIXMA MG2570 maupun Canon PIXMA MG2470.


Canon PIXMA E400 akan melengkapi jajaran printer inkjet multifungsi murah dari Canon yang dijual dengan harga di bawah satu juta rupiah. Bersama dengan Canon PIXMA MG2570 dan MG2470. printer PIXMA E400 yang dibanderol dengan harga delapan ratus ribuan rupiah ini akan menjadi salah satu printer multifungsi dengan harga relatif terjangkau yang beredar saat ini di Indonesia. Printer ini diperkenalkan di Indonesia bersamaan dengan seri Canon PIXMA E560 Ink Efficient yang memiliki banderol harga sedikit di atas PIXMA E400.

Memiliki fungsi sebagai printer, copy, dan scan, perangkat ini bisa mencetak hingga 400 halaman dokumen berbasis teks hitam dan 300 halaman teks warna. Kecepatan cetaknya mencapai 8 ipm (images per minute) pada dokumen hitam dan 4 ipm pada dokumen warna. Jenis kartrid yang digunakan yaitu PG-47 (Black) dan CL-47 (CMY). Kemudahan ditandai dengan digunakannya teknologi Fast Front agar penggantian kartrid atau pengisian kertas dapat langsung dilakukan dari depan tanpa harus membuka printer.


Fitur scan Canon PIXMA E400 Ink Efficient mampu menangani kertas dengan ukuran hingga 216 x 297 mm. Jenis scanner nya adalah flatbed scanner, dengan resolusi scan hingga 600 x 1200 dpi. Untuk memindai atau scan kertas berukuran A4 colour, dibutuhkan waktu sekitar 14 detik. Sedangkan, fitur copy pada printer ini juga terbilang standar dan tidak ada yang spesial. Setiap perintah copy pada printer ini maksimum hingga 20 copy atau salinan. Dan sebaiknya jangan sering digunakan untuk mencopy gambar atau full teks bergambar, karena akan membuat tinta cepat habis dibandingkan ketika digunakan untuk print atau mencetak.

Sebagai bagian dari rangkaian seri Canon PIXMA All in One (AIO), Canon PIXMA E400 memanfaatkan kecanggihan teknologi FINE (Full-photolithography Inkjet Nozzle Engineering) yang mampu menciptakan tetesan tinta mikroskopis 2pl untuk cetak yang lebih detil.  Teknologi ini membuat  menghasilkan gambar beresolusi sangat tinggi dengan kualitas foto yang memukau. Selain itu, kualitas cetak diperkuat dengan teknologi tinta Canon PIXMA Hybrid System yang dapat menerapkan tipe tinta secara berbeda untuk hasil cetak yang diinginkan. Tinta warna dye membuat foto lebih hidup dengan warna yang terang. Sementara tinta hitam dengan kerapatan pigmen lebih tinggi mencetak teks dan garis pada dokumen lebih tegas dan jelas. Resolusi cetak maksimalnya adalah 4800 x 600 dpi (interpolated).


Fitur Auto Power ON juga menambah kemampuan efisiensi printer terbaru Canon ini. Dengan menyalakan fitur tersebut,printer akan otomatis menyala ketika ada kiriman perintah mencetak dari komputer. Setelah beberapa periode non-aktif, secara otomatis printer akan mati. Sebagai pelengkap kenyamanan bekerja, printer ini memiliki fitur Quite Mode untuk menghaluskan suara printer dan tidak berisik ketika digunakan secara aktif. Konsumsi listriknya juga sangat hemat, hanya sekitar 9 watt ketika proses print maupun copy, dan 1 watt dalam standby mode.

Sedangkan untuk tata letak foto dan pengolahan foto dengan mudah, pengguna bisa dengan mudah menambahkan teks, caption maupun cap tanggal dengan aplikasi bawaan printer ini. Aplikasi Canon Crative Park dan PIXMA akan membantu pengguna mengatur dan menata foto dengan mengelompokkan berdasarkan peristiwa, tanggal serta bahkan orang. Jika sudah tersedia, printer ini sudah bisa didapatkan di outlet-outlet Aston Printer terdekat di kota Anda yang juga merupakan dealer resmi Canon. Aston Printer : Selalu Memberikan Yang Terbaik.

53 komentar:

  1. Saya sudah beli E400, tapi baru dpt seminggu dan baru saya buat foto kopi 5 lembar printer sudah ngadad nggak mau jalan sama sekali.. krn males ngurusin garansi saya serviskan habis 55.000. kerusakan pada mekanik. Dan satu lagi kalo buat foto kopi kertas uk A4 hasilnya tidak penuh (hampir 2 cm dokumen tidak terkopi) Mohon penjelasannya. Terimakasih

    BalasHapus
  2. So far si bgs klo sy. Udh 300 lbr. Bt scan jg ok. Plg klo print aja g bs mentok mepet marginnya. Hrs ada jarak. Bd dg canon yg lawas yg sy pk. Tp tinta ini lbh murah. Cm refill nya blm ktm. Tinta asli jg jarang.

    BalasHapus
  3. So far si bgs klo sy. Udh 300 lbr. Bt scan jg ok. Plg klo print aja g bs mentok mepet marginnya. Hrs ada jarak. Bd dg canon yg lawas yg sy pk. Tp tinta ini lbh murah. Cm refill nya blm ktm. Tinta asli jg jarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya d daerah gorontalo.. saya pakai canon e400 tpi saya pakai tinta data print, tintanya tdk bisa di baca,, trus gmana ya pak? skg saya gnti ketrik krna tintanya tdk bisa d baca,, mohon info terkait jenis tinta yang dipakai untuk printer canon e400.. makasih..

      Hapus
    2. Sy pake Tinta Blue Print bisa kok bu tuk E400....

      Hapus
    3. Bisa diisi ulang cartridnya ya pake tinta blue print? Gk brmslh kn mbak?

      Hapus
    4. bisanya cuma sama blue print kah mbak ? kalo pake tinta yang lain gak bisa ?

      Hapus
    5. Saya pakai Data Print jg tdk bisa dibaca.. tolong solusinya ya

      Hapus
    6. Saya pake tinta data print bisa kok
      Memang dr lampu indikator black nya kedip2
      Tp engga masalah masih bisa buat ngeprint

      Hapus
    7. Saya pakai hanya 7 - 9 ml setiap kali isi

      Hapus
    8. saya pake data print 3 kali ngeprint bisa setelah itu lampunya indikatornya kedip2 dan ga bisa di pake buat ngeprint

      Hapus
  4. Untuk harga terbaru e400 bisa anda lihat dan klik harga printer canon e400 terbaru

    BalasHapus
  5. untuk catridgenya bisa di suntik sendiri atau di isi ulang sendiri ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa mba, pake tinta merk blue print aja kalo bisa

      Hapus
  6. menurut deler penjual tinta isi ulang e400 langka,jadi mau gak mau harus ganti katrid baru yang harganya hampir 300 ribu black end color nya.

    BalasHapus
  7. kalau memang ada kelemahan dalam penggunaan tinta untuk printer jenis e400 maka sebaiknya tidak perlu diproduksi,karena konsumen memerlukan kemudahan dalam penggunan semua jenis printer canon.

    BalasHapus
  8. Saya baru sekali pakai Data Print karena mmg ini printer baru, tapi tdk bisa dibaca.. apa bisa saya pakai tinta ori nya kembali.. mohon solusinya ya

    BalasHapus
  9. Saya baru sekali pakai Data Print karena mmg ini printer baru, tapi tdk bisa dibaca.. apa bisa saya pakai tinta ori nya kembali.. mohon solusinya ya

    BalasHapus
  10. Saya pake canon e-400,, memang harus pake tinta asli nya yg ori PG47 dan CL57 (beli langsung catrij nya) blum ada refill nya, kalo pake tinta merek lain emang ga bisa, karena printer nya bisa mendeteksi merek tinta yang dipake, jadi kalo tidak sesuai pastilah ga akan bisa ngeprint.... dan kalo pake tinta merek lain pun, resikonya bisa cepat rusak printernya,,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. owh jdi gak bisa sembarang tinta ya, harus yang asli,.

      Hapus
  11. min alat print punya aku canon E-400 uda di isi ulang tintanya tp pas di coba ngeprit tetap aja kebaca tinta abis....mohon solusinya,,,,,,,

    BalasHapus
  12. Blm ada 3 hari ngeprint sdh harus isi tinta lg

    BalasHapus
  13. Bagi teman" pengguna printer E 400 jgn mudah menyerah.... biasanya klo tinta pada catrid aslinya habis memang hrs di isi ulang kembali. Ttp kadang tdk terdeteksi... dan minta di reset ulang.klo trjdi seperti itu coba tekan tombol start yg ada di bawah tombol power dan tahan sekitar 8-10 detik sampai ada bunyi Clik pda printer. Setelah itu printer sudah siap untuk di buat ngeprin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah di buktikan belum mas?

      Hapus
    2. aku pake data print tapi tintanya gak terdeteksi terus lampu pada print nyala* terus, solusinya gimana donk. ??

      Hapus
  14. gini, sekarang ada yang namanya veneta refill khusus utk yg gak pake infus ato cma catridge aj jd catridge cma isi ulang harga isi ulang skitar 30rbuan. it seingat sya krna printer canon d kantor pake juga. silahkan cek di masing2 kota.

    BalasHapus
  15. Ane jg pake e 400,kartrij na habis ane cb injek sendiri pk tinta F1,lumayan ngeprint lancar,cm warna kurang sesuai aslinya..

    BalasHapus
  16. Cara refill di cartridge bagaimana ya? Ada bagian dr cartridge yg khusus utk refill k? Mohon infonya. Terima kasih

    BalasHapus
  17. Cara refill di cartridge bagaimana ya? Ada bagian dr cartridge yg khusus utk refill k? Mohon infonya. Terima kasih

    BalasHapus
  18. Saya pakai e 400, cartridge sering rusak. Tiap bulan ganti carteidge hitam karena hasil cetak putus2. Ada yang punya solusi kah?

    BalasHapus
  19. pakai E-print untuk canon E400 banyak dijualkan dipasar-pasar terutama di tempat service dan toko lainnya

    BalasHapus
  20. kalau untuk hasil putus-putus , di cleaning dulu. masuk ke menu propertise lalu di maintance,di cleaning atau head celaning (cleaning tinggi ). di menu Quik setup, print qualitinya jangan standart, tapi hight.

    BalasHapus
  21. Saya beli canon e400 dn baru 2 bulan udah rusak gkbisa ngeprint dn scan atau fotokopi, wktu itu sempat pakai tinta blueprint. Trnyata yg rusak catridgenya dn hanya ganti catridge hitam kena biaya habis hampir 300rb. Untuk ngejaga agar catridge awet gk cepet rusak bagaiamana ya ada yg punya solusi?

    BalasHapus
  22. saya pake canon E 400 tp jika print preview margin g bs maksimal...pasti kepotong bagian kirinya..padahal ukuran kertas sudah pas...mohon solusi gan

    BalasHapus
  23. Baru beli sekitar dua bulan. Sudah dipakai untuk ngeprint, scan dan copy. Alhamdulillah lancar. Asal kita pakai sesuai dg petunjuknya dan kita rawat InsyaAllah awet printernya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum pernah mbak.masih tinta bawaannya. Setahu saya tinta printer ini sebaiknya jg di isi ulang. Kalo mau awet printernya, lebih baik ganti cartrige.

      Hapus
  24. kalau ganti cartrige tiap habis tintanya bisa macet ini usaha ,,,, karena tiap hari tinta warna habis karene ngeprin banyak kalau yang hitam paling dua hari sekali, tapi di akali dengan isi ulang sampai sekarang aman aman aja ,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai tinta apa gan isi ulangnya?

      Hapus
  25. Mau isi ulang bingung cari tinta ndak banyak toko yg jual Buat e400

    BalasHapus
  26. Aku pake tinta eprint, bluprint semua bisa, gak masalah..., memang lampu kedip kedip tapi gak masalah...

    BalasHapus
  27. Aku pake tinta eprint, bluprint semua bisa, gak masalah..., memang lampu kedip kedip tapi gak masalah...

    BalasHapus
  28. Kalo tinta warna nya gitu ada yg jual isi ulangnya kah ?

    BalasHapus
  29. Kalo e400 dimodif pake tinta luar bisa ga ya? Banyakan klo type lain berhasil... Canon jg...

    BalasHapus
  30. Saya pke printE400 tapi pas di isi ulang tintanya..malah keluar di bawah..dan lampu orensnya menyalah2 terus

    BalasHapus
  31. Pengalaman saya pakai E400 dari 2016 alhamdulillah aman-aman aja asalkan kita pakai nya sesuai aturan, sebaiknya pakai tinta aslinya atau istilahnya ganti cartridge, sebaiknya jangan isi ulang atau pakai tinta merk lain. Yg hitam harga nya 136rb di gramedia atau toko buku pasti ada. Ini maksudnya supaya printer awet gak cepet rusak. Mungkin kalo untuk kebutuhan usaha/industri sebaiknya jangan pakai printer ini karna ini printer rumahan yg penggunaanya gabisa terlalu berat :)

    BalasHapus
  32. Baru nyobain nyuntik sendiri pake tinta merk e print wat canon untuk catridge pg47 yg warna hitam,lumayan hasil bagus dan yg penting bisa irit,harga catridge ori 115rb,ni tinta isi 100ml plus jarum suntik cuma 27rb di daerah saya,so far puaslah

    BalasHapus